Kerusuhan

Prasangka dan Trauma Itu Masih Ada

Puncak kekerasan terhadap etnis Tionghoa-Indonesia yang terjadi 20 tahun lalu meninggalkan banyak tanya dalam melanjutkan kehidupan berbangsa. Tercatat ada ratusan korban perkosaan, pembunuhan dan penjarahan massal yang korbannya didominasi oleh etnis Tionghoa-Indonesia. Mengapa etnis Tionghoa-Indonesia menjadi korban? Apakah kejadian ini mungkin terulang kembali? Rasanya, pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab. Selama Januari hingga Maret 2020, tepatnya saat […]

Prasangka dan Trauma Itu Masih Ada Read More »

Apa yang Tidak Kita Bicarakan Saat Berbicara Tentang Tionghoa Indonesia

Sebagai kelompok yang menjadi korban kekerasan berbasis diskriminasi, kolektif Suara Peranakan Tionghoa menjadi bagian penting dalam membangun resistensi terhadap ketidakadilan dan merawat nilai-nilai kemanusiaan. Berbagai kegiatan bersifat humanis dilakukan oleh mereka sebagai upaya agar tidak terulangnya sejarah kelam, dan tentunya untuk terus menjaga persatuan bangsa. Namun, meski sudah 24 tahun berlalu sejak Tragedi 1998, representasi

Apa yang Tidak Kita Bicarakan Saat Berbicara Tentang Tionghoa Indonesia Read More »

Menolak Lupa Kerusuhan Mei 1998

Ketegangan di pertengahan bulan Mei 1998 masih sangat jelas di kenangan Sensen. Memori kepulan asap, debu, dan udara menyengat Jakarta kembali memenuhi ingatannya akan gambaran Mei 1998.  Sensen, perempuan keturunan etnis Tionghoa, memberanikan diri menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai wartawan untuk mencatat apa yang terjadi di hari itu. Meskipun ia tahu konsekuensi yang mungkin dihadapi 

Menolak Lupa Kerusuhan Mei 1998 Read More »